Aliran Karya Sastra

Dunia Sastra || karya sastra tidak akan ada dengan sendirinya. karena sastra tercipta karena ada ekspresi penyair dari hasil kepekaan lingkungan sekitar. bagaimana seorang penyair mampu mengimajinasikan hal yang terlihat sepele menjadi hal yang luar biasa. karya sastra pun ada berbagai maca jenis aliran. karena setiap penyair memiliki ciri khas individu yang berbeda-beda. berikut ini adalah rangkuman singkat tentang aliran-aliran karya sastra.


Aliran karya sastra
Aliran Sastra (ilustrasi)

1. Realisme

Aliran realisme adalah aliran yang ingin mengemukakan kenyataan, barang yang lahir (lawan batin). Sifatnya harus obyektif karena pengaranag melukiskan dunia kenyataan. Segala-galanya digambarkan seperti apa yang tampak, tak kurang tak lebih. Rasa simpati dan antipati pengarang terhadap obyek yang dilukiskannya, tak boleh disertakannya. Dengan perkataan lain, pengarang dalam ceritanya itu tidak ikut bermain, dia hanya penonton yang obyektif. 

2. Naturalisme
Aliran naturalisme berkaitan dengan penyair yang ingin melukiskan keadaan yang sebenarnya, sering cenderung kepada lukisan yang buruk, karena ingin memberikan gambaran nyata tentang kebenaran. Untuk melukiskan kejelekan masyarakat, pengarang naturalis tidak segan-segan melukiskan kemesuman. Emelia Zola seorang pengarang naturalis Perancis yang paling besar di zamannya. Sering lukisannya dianggap melampaui batas kesopanan sehingga seolah-olah tidak ada lagi batas-batas ukuran susila dan ketuhanan padanya. 

3. Determinisme
Determinisme adalah cabang aliran naturalisme, bisa diartikan paksaan nasib. Tetapi bukan nasib yang ditentukan oleh keadaan masyarakat sekitar seperti kemiskinan, penyakit, penyakit keturunan, kesukaran karena akibat peperangan, dan sebagainya. Akan tetapi yang menjadi soal dalam karangan-karangan aliran ini ialah penderitaan seseorang: jahatkah, melaratkah, menderita karena penyakit keturunan, bukan karena Tuhan sudah menakdirkan dia harus hidup demikian, melainkan sebagai akibat masyarakat yang bobrok. Masyarakat yang bobroklah yang melahirkan manusia-manusia seperti itu. Cara pengarang melukiskan juga naturalistic.

4. Impresionisme
Pengarang yang beraliran impresionistis melahirkan kembali kesan atas sesuatu yang dilihatnya. Kesan itu biasanya kesan sepintas lalu.Pengarang takkan melukiskannya sampai mendetail, sampai kepada yang sekecil-kecilnya seperti dalam aliran realisme atau naturalisme sipaya ketegasan, spontanitas penglihatan, dan perasaan mula pertama tetap tak hilang. Lukisan seperti itulah lukisan beraliran impresionisme.

5. Mistisisme
Dalam aliran ini terasa ciptaan yang bernapaskan rasa ketuhanan. Pengarang selalu mencari dan mendekatkan dirinya kepada Zat Yang Mahatinggi. Aliran ini melahirkan ciptaan yang didasarkan pada ketuhanan, pada filsafat, dan alam gaib. Contohnya dapat dilihat pada karangan-karangan Hamzah Fansuri (pujangga lama), Amir Hamzah (Pujangga baru), Taslim Ali (Angkatan 45).

6. Simbolisme
Simbolisme adalah hasil dari pelukisan yang mengambil sesuatu sebagai pelambang, sering kelihatan seperti sindiran. Pada masa jepang berkuasa di tanah air kita, sensor atas karangan-karangan amat keras. Untuk mencoba melepaskan diri dari jaringan sensor itu, dibuatlah karangan yang simbolis. Jika tidak, maka karangan ditambah lagi dengan kalimat-kalimat yang tak berarti sekedar untuk mengelabuhi mata sensor Jepang. Dengan kata lain aliran simbolisme bermaksud menyembunikan makna yang sebenarnya.

7. Surealisme
Dalam aliran surealisme seorang penyair mencoba melukisan realitasnya bercampur angan-angan, malah angan-angan amat mempengaruhi bentuk lukisan. Di dalamnya ada pernyataan jiwa, pemasakan dalam jiwa. Kalau dalam film semua hal (gerak-gerik, suara, musik, pemandangan) dapat dinyatakan serentak, maka di dalam tulisan, hal-hal seperti itu harus dinyatakan satu demi satu. Itu sebabnya, lukisan tampak melompat-lompat dari yang satu kepada yang lain, justru untuk menyatakan keseluruhan itu sekaligus.


8. Ekspresionisme
Aliran realisme melukiskan apa yang tampak, yang nyata, maka seniman ekspresionisme merasakan apa yang bergejolak dalam jiwanya. Pengarang ekspresionisme menyatakan perasaan cintanya, bencinya, rasa kemanusiaannya, rasa ketuhanannya yang tersimpan di dalam dadanya. Baginya, alam hanyalah alat untuk menyatakan pengertian yang lebih tentang manusia yang hidup. Dengan kata lain seniman impresionistis menyatakan kesannya sesudah dia melihat sesuatu, maka seniman ekspresionistis mengeluarkan rasa yang menyesak padat di dalam kalbunya dengan tak memerlukan rangsangan dari luar. Sifat lukisannya subyektif. Pernyataan jiwa sendiri ini terutama dinyatakan dengan bentuk puisi karena puisi adalah alat utama pujangga sastra untuk melukiskan perasaannya. Sajak-sajak Chairil Anwar kebanyakan ekspresionistik sifatnya.

9. Romantisme
Aliran romantisme mengutamakan rasa, sebagai lawan aliran realisme. penyair yang beraliran romantis mengawan kedalam khayalnya, syairnya begitu indah membawa pembaca kedalam imajinasi mimpi. Yang dilukiskannya mungkin saja terjadi, tetapi semua dilukiskan dengan mengutamakan keharuan rasa para pembaca. Bila seseorang berada dalam keadaan gembira, maka suasana sekitarnya harus pula memperlihatkan suasana yang serba gembira, hidup, berseri-seri. Demikian juga sebaliknya. Kata-katanya pilihan dengan perbandingan-perbandingan yang muluk-muluk.

#SalamSastra

Referensi: virgosgoblog
Title : Aliran Karya Sastra
Description : Dunia Sastra || karya sastra tidak akan ada dengan sendirinya. karena sastra tercipta karena ada ekspresi penyair dari hasil kepekaan lin...

32 Responses to "Aliran Karya Sastra"

  1. Baru tahu, atau lupa ya,, tapi thanks infonya dah gak sekolah soalnya.. hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama sahabat!

      semoga dengan membaca ini bisa menambah wawasan sahabat!!

      Hapus
  2. info yang bermanfaat gan, bahasanya juga mudah dimengerti.. thx ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih kembali sahabat!

      terimakasih pila telah meluangkan waktu di blog sederhana ini! :)

      Hapus
  3. wah bisa dipelajariini blog tentang aku banget ni hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga artikel dan seisi blog ini dapat membantu keseharian anda sahabat! :)

      Hapus
  4. Keren gan jadi tau tentang karya sastra nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih sahabat! telah berkunjung! semoa artikel ini bisa bermanfaat bagi anda :)

      Hapus
  5. Karya sastra sendiri apa artinya gan
    Ngomong" aliran ane suka yang romantisme , kaya judul and isi blog ane ,,,
    Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sastra itu sifatny abstrak sahabat!! tidak pasti> Hingga saat ini pun masih banyak para sastrawan yang belum menyepakati arti sastra secara serempak! mekipun ada yang menyebutkan bahwa sastra itu tulisan atau sastra itu khayalan. Tergantung sudut pandang masing-masing saja, :)

      Hapus
  6. Balasan
    1. terimasih sahabat!

      semoga bermanfaat

      Hapus
  7. ane baru tau nih tentang aliran sastra,, maklum gan ngak terlalu suka sama yang begituan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya sahabat! terimakasih telah berkunjung di blog sederhana ini! semoga bisa bermanfaat bagi anda

      Hapus
  8. Mantap gan artikel nya Thanks yah Ilmu nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimaksih sahabat!!

      semoga bisa bermanfaat bagi anda

      Hapus
  9. wahh sangat berguna nihh ilmunya :D nice post ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih!1

      semoga dapat berguna bagi sahabat!!

      Hapus
  10. Balasan
    1. Terimakasih sahabat Juandi!

      semoga bermanfaat

      Hapus
  11. Balasan
    1. Silahkan sahabat!

      semoga bisa bermanfaat

      Hapus
  12. harusnya biar tambah menarik lagi setiap aliran dikasih contoh lukisannya gan, biar para pengunjungnya semakin tahu lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. teriimakasih atas masukannya! artikel akan segera di update :)

      Hapus
  13. weehhh saya suka tuh alirang yang Simbolisme, makasih gan, ini sangat bermnfaat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimaksih sahabat!! semoga bisa bermanfaat bagi anda

      Hapus
  14. Kunjungan pertama ane gan ke blog ente, blog ente keren, 12345

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimaksih telah berkunjung di blog sederhana ini. salam kenal. :)

      Hapus
  15. thanks, kebetulan PR sekolah gw ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga dengan membaca artikel ini bisa membatu menyelesaikan tugas anda. Terimakasih. :)

      Hapus
  16. ya tuhan,, inget zaman masih kuliah dulu kang,,, tapi manfaat sekali artikelnya
    kunjungi bitly.com/rismia

    BalasHapus
    Balasan
    1. kuliahnya dulu di sastra ya gan

      Hapus

Bergabung di FB dan Twitter