Menentukan karakter dalam Pembuatan Cerita

Dunia Sastra || Halo sahabat sastra! Dalam artikel kali ini, dunia sastra akan membahas kembali tentang dunia kepenulisan. Nah! bagi kalian yang masih mencari-cari referensi bagaimana  cara menulis sebuah kisa, baik berupa novel maupun cerpen kali ini Dunia Sastra akan membagikan sub-bab bagian tentang cara mengembangkan karakter dalam pembuatan cerita. 

Hal yang paling penting yaitu karter pertama dalam sebuah cerita, bagaimana sih cara menentukan dan mengembangkan karakter? simak paparan berikut.
 
One Piece
Ilustrasi
 

Tentunya kalian tahukan? apa itu film One Piece? film yang berasal dari komik yang diciptakan leh Eichiro Oda? Nah! dalam film tersebut, terdapat seorang tokoh utama, namanya Monkey D. Luffy. Seorang yang bercita-cita menjadi seorang raja bajak laut, yang digambarkan dengan menjadi seorang bajak laut yang yang keras kepala. Walaupun banyak halangan, dia tidak pernah menyerah untuk  mengejar apa yang dia mau. Sampai keras kepalanya ini juga mempengaruhi karakter-karakter lain di sekitarnya. 

Dengan kata lain, sifat yang digambarkan pada tokoh Luffy itu penting banget kan? untuk mengembangkan jalannya cerita? Nah! bagimana jika seandainya Luffy seorang pengecut? dan tidak bisa apa-apa? bagaimana kisah ceritanya? apakah akan mengubah alur? hanya sang penulis cerita saja yang bisa menjawab. Termasuk calon bukumu nanti yang sekiranya ingin kamu terbitkan! Tentukan pula aliran sastra apa yang akan kalian kisahkan.
 
Kembali lagi ke tokoh Luffy yang tadi telah dijelaskan: apa 'pemberani', 'keras kepala', 'tidak gampang menyerah' apakah itu sebuah karakter? Jawabannya bukan. Kalau yang tadi disebuti itu adalah karakterisasi.Lantas, karakter itu apa?

Dalam buku "Story" oleh Robert Mckee ditulis: KARAKTER ASLI terungkap pada pilihan yang diambil sewaktu mendapat tekanan semakin kuat tekanan, semakin dalam pengungkapan, semakin bermakna pilihan tersebut bagi sifat dasar karakter.  Jangan sampai tertukar lagi ya yang mana karakter dan yang mana karakterisasi.
 
Untuk contoh lain misalnya, di film Sponge Bob Square Pants ini banyak banget karakter yang unik-unik dan lucu-lucu dan bahkan gemesin. Misalnya, Sponge Bob. Karakternya dia itu baik, polos, mudah diajak temenan, dan optimistis. Lantas bagaimana jika seandainya spongebob yang digambarkan dengan karakter yang baik & polos seperti itu, kalau dia bersahabat sama squidward,  bukan patrick, bagaimana jalan ceritanya?
 
Kesimpulannya, bagaimana sih caranya mengembangkan karakter? ya dikembangkan saja, yang terpenting sahabat sastra bebas menentukan karakter utama pada cerita yang sedang di imajinasikan, naun apakah karakter tersebut mampu memengaruhi karakter lainnya ataupun cerita? silahkan direnungkan.


Cukup sekian artikel pada sore ini. Terimakasih dan semoga bermanfaat. Salam sastra..
Title : Menentukan karakter dalam Pembuatan Cerita
Description : Dunia Sastr a || Halo sahabat sastra! Dalam artikel kali ini, dunia sastra akan membahas kembali tentang dunia kepenulisan. Nah! bagi kal...

0 Response to "Menentukan karakter dalam Pembuatan Cerita"

Posting Komentar

Bergabung di FB dan Twitter